The Penang Journal – Playing Around at an Old Colorful City

DSC_0425-01
Campbell Street 

Sudah sering saya berkunjung ke Malaysia terutama Kuala Lumpur, namun belum pernah saya berkelana di Penang. Pinterest adalah salah satu media social favorit saya selain Instagram. Gampang banget cari inspirasi disana, kalau ada gambar atau foto bagus rasanya pengen nge-pin semua. Jadilah 2 minggu sebelum pergi saya rajin main-main di Pinterest. Kenapa bukan Google? Ya, Google juga sumber inspirasi tapi menurut saya Pinterest menyenangkan. Karena apa yang kita cari langsung keluar gambar/foto termasuk link sumber-nya tersebut. Intinya Pinterest bisa jadi bookmark mengumpulkan ide-ide kreatif, membuat papan visual menarik yang bisa dikelompokan sesuai kategori/kelompok. Saat sedang seru-serunya bergerilya di Pinterest, saya diingatkan oleh Bapak bahwa liburan kali ini short trip alias liburan pendek 6 hari termasuk transit 2 hari di KL. Artinya tak semua tempat yang saya temukan di Pinterest bisa dikunjungi. Ada beberapa museum dan tempat wisata harus dicoret karena keterbatasan waktu.

AN COLORFUL SHOP HOUSES

Selama 4 hari saya melihat Penang itu kotanya antik. Cocok untuk jalan-jalan keliling kota yang enggak terlalu berat. Transportasi yang saya gunakan selama di Penang adalah bus rapid Penang yang Cat Free Bus. Bus yang ini gratis alias enggak bayar. Cara membedakan bus rapid penang yang cat free dengan yang berbayar gimana? Biasanya di atas bus ada tulisan bergerak yang cantumin nama jurusan bus tersebut. I can’t ride a bicycle jadi melihat rental sepeda elektronik yang peminjamannya bisa pakai aplikasi, cuma bisa mupeng karena membayangkan saya bisa menjelajahi sudut kota Penang dengan berkeliling naik sepeda. Sesuatu yang jarang kulakukan di Jakarta karena Jakarta bukan kota yang ramah untuk pejalan kaki dan pengendara sepeda.

DSC_0438-03

DSC_0437-01
Rental sepeda elektrik yang bisa di sewa menggunakan aplikasi LinkBike

Sebelum liburan kemana pun, saya membuat wishlist foto mana aja yang mesti dipotret. Meski enggak jarang juga menemukan sesuatu yang menarik dan diluar wishlist yang aku bikin. Seperti foto kantor pemadam kebakaran bercat merah muda yang keliatan seperti rumah Barbie daripada kantor pemadam kebakaran. Intinya di dalam wishlist itu aku memasukan foto-foto rumah atau toko bergaya Peranakan kuno yang menjadi ciri khas negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

DSC_0023-01-01
The prettiest Fire and Rescue Station I’ve ever seen. Pastel color makes every place look more prettier.

DSC_0029-01

Mereka memang terlihat usang, tua, dengan cat yang sudah mengelupas. Sambil mengambil foto saya membayangkan bisa jadi rumah-rumah atau toko bergaya Peranakan ini menjadi saksi bisu jaman kejayaan atau keterpurukan suatu kota itu sendiri.

Screenshot_20180712-005240-01
This photo is like combine between old and young things. The modern transportation in front of an old houses. It looks like a grandparent and their grandchild living together at the historical city.

Mungkin didalamnya pernah hidup satu keluarga yang sedang menunggu anak sulung pulang dari perang karena harus menggantikan ayahnya yang sudah menua dan sakit-sakitan. Lalu pada akhirnya rumah itu dijadikan toko, museum, restraurant, coffee shop yang sering dikunjungi orang lokal bahkan wisatawan. Meski sudah berubah menjadi toko, ia tetap berdiri seakan menyaksikan perubahan dari jaman ke jaman. Seperti orang tua yang menyaksikan anak-cucunya tumbuh dewasa.

Museum yang ada di kota Penang juga menggunakan bangunan asli yang sudah di cat ulang tapi tetap mempertahankan bangunan asli. Sambil menunggu bus yang akan membawa saya ke hostel, saya enggak sengaja melihat Penang Trick Art Museum yang menggunakan bangunan tua namun di cat warna pink dan abu-abu.

Screenshot_20180712-005437-01
Since UNESCO World Heritage Site awarded the city heritage status, many of the old colonial and Chinese buildings are restored into guest house, hotel, restaurant and shops.
DSC_0181-01
One of the coffee shop “BLACK KETTLE” has been restored from colonial and Peranakan building.
Screenshot_20180712-005347-01
Aesthetic a arts and craft store

DSC_0289-01 (1)

DSC_0280-01

DSC_0047-01
THE POST CARD SHOP at Lebuh Chulia. Anyway can you spot a greyish cat sitting behind a window ?
DSC_0036-01
Stay in the ‘capsules’ room.

Banyak sekali bangunan tua nan warna warni yang cantik tapi belum semuanya saya potret. One of the things I love Penang, I can find a lot of colorful and tiny Peranakan shop houses in George Town. I wish I can take a ride by bicycle, strolling around this city, and found my self enjoying small slices of history and life in George Town. Then I will got more colorful Peranakan shop houses picture. 

DSC_0278-01DSC_0272-01

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s